Kembali Sendiri
Damai di sini,
merenung sendiri dalam perapian jiwa
menyelam bersama damai sejati
Bayangan kekasih berkelebat sekejap
sedangkan aku berlari lewati pintu-pintu hati
Layang-layanglah aku,
putus-oleng menari menebus kayu
Aku terperanjat
Ternyata kehampaan begitu kuat mengikat
Perapianku perlahan padam
Seiring jiwa yang meronta lelah
Menunggu dirimu mengisi hati ini kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar