Sepotong Senja Untuk Pacarku
Ada batasan tipis antara rasa memiliki dan keinginan untuk menguasai
Kemarin aku telah mengoyaknya
Tepat ketika aku menginginkan kamu untukku saja
Dan sewaktu aku berharap semua perhatianmu diberikan untukku tanpa sisa
Hari ini aku mencoba memahaminya
Bahwa di hidupmu toh bukan hanya ada aku saja
Dan untuk semua itu tak ada lagi kata yang tersisa
Kutuntaskan semua waktu malam itu kita bicara
Kini kuulurkan tangan, kusampaikan asa
Untuk membuka lembaran baru lagi yang lebih baik dibanding sebelumnya
Pun masih ada bisikan di benakku meski lidahku tak berani mengucapkannya
Kau tahu, kau masih mau jadi kekasihku pun, sudah lebih dari semua yang ku minta
Sebab, kau sudah memberiku kesempatan menjadi saluran cinta Yang Maha Kuasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar