Memeluk hujan Dipagi Buta
rasanya tidak pada tempatnya
saat selimutku berbau harum disamping sang dewi tidur
akupun memalingkan muka memandang dunia
sudah sepantasnya aku dirayu maut dihampiri gelap
begitu dingin menembus tulang
aku tidak terobati olehmu
karena sang dewi tidur menjerit keras dalam mimpinya
memeluk hujan dipagi buta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar