Hampir Hilang
Mana sosok yang kemarin
Yang katanya tak lapuk terkena hujan, tak lekang terkena panas
Mana?
Hampir hilang
Angin mengikis perlahan alunan perasaan
Yang awalnya mengalir tenang
Dan sekarang bagai sumur yang kering dan tak beriak
Biarlah saja
Bagaimanapun nanti atau esoknya
Takkan pernah kapal merubah haluan
Hanya karena godaan suasana nikmat yang sementara sifatnya
23 September 2014.
22.54
Tidak ada komentar:
Posting Komentar