Laman

24 Jan 2013

Puisi: Catatan Remaja Labil [Part 6]

Puisi ini lanjutan dari catatan remaja labil dari part part sebelumnya. Yang mungkin ada sebagian kisah hidup saya yang sebagian di edit untuk mengubah pencitraanya.





Catatan Remaja Labil
[Part 6]

Dag dig dug Jantungku
Gemetar badanku dan dingin kedua tanganku
Mengingat saat aku memegang handphoneku
Menerima pesan yang menyatakan kau sudah punya pacar baru
Semudah itukah
Semudah itukah kau mengirimkan pesan itu ke diriku yang mencintaimu

Bingung, Galau, Kelut hatiku
Terkejut ketika dirimu mengirim sms seperti itu
Yah, mungkin ini memang jalan takdirku
Mengagumi tanpa dicintai
Cinta pada dirimu pun sudah menjadi kebahagiaan bagiku
Semoga kau bahagia dengan si dia

Kamu mungkin ga tau seberapa sayangnya aku ke kamu
Karena aku ga pernah bilang ke kamu
Rasa sayang itu bukan selalu diucapkan
Tapi disini, di hati ini dan semua perlakuan
Ucapan bisa bohong, tapi hati ga akan pernah melakukan
Mau disogok berapapun, dia tetap berada dalam kenyataan

Aku sadar kok
Aku sangat sadar
Dia itu punya tampang yang lebih dariku
Dia punya harta yang lebih dariku
Dia bermotor, sementara aku hanya bermodalkan bus dan angkot saat itu
Dia lebih segala galanya dariku
  
Pesanku untukmu hanya satu
Jaga dirimu meski kau bukan bersamaku
Ku yakin dia pria yang lebih baik dibanding aku
Jika kamu sakit hati
Aku rela kok jadi tempat curhatmu setiap hari
Meski aku juga sakit hati akan semua ini  

"Because i was born to be with you, and for you"

===== Sambung ke part 7 =====

Tidak ada komentar:

Posting Komentar